Senin, 27 Agustus 2012

Prinsip Kerja Senapan Angin


BAB I PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang Masalah
Dalam kehidupan modern yang semakin maju dan otomatis menuntut tingkat efisiensi, efektifitas dan hasil kerja manusia yang semakin tinggi maka dituntut kita dalam penguasaan berbagai ilmu pengetahuan yang cukup mapan dengan tujuan untuk menunjang taraf kehidupan manusia itu sendiri, kemudian ilmu fisika sebagai salah satu ilmu pengetahuan alam yang sangat berperan dalam menunjang kehidupan kita sehari-hari yang mencakup dan berhubungan dengan berbagai lini kebutuhan kehidupan manusia yang berkaitan baik langsung ataupun tidak langsung dengan fisika.
 Beberapa bidang kehidupan manusia yang memanfaatkan konsep fisika diantaranya, bidang industri yang banyak menerapkan konsep pneumatik dan hidrolik pada mesin-mesinnya, dalam bidang kesehatan yang memanfaatkan konsep optik pada mikroskopnya, dalam bidang pertanian yang memanfaatkan  radiasi sinar X untuk menghasilkan bibit unggul, serta berbagai sisi kehidupan manusia lainnya dan termasuk juga bidang olahraga yang diantaranya pada senapan angin yang menggunakan beberapa teknik fisika.  Menurut Prasetio (1992 : 1) menyatakan, “Fisika adalah ilmu yang paling fundamental dan mencakup semua sains benda-benda hidup (biologi, zoologi dll) maupun sains fisika (astronomi, kimia, fisika sendiri dll)”. Peter (2004 : 1) menyatakan, “Pada hakikatnya mekanika adalah bagian awal dan yang melandasi ilmu fisika”. 
Dimana sedikit dijelaskan di atas senapan angin sebagai salah satu contoh penerapan konsep fisika dalam bidang olahraga, dapat kita beri pengertian sendiri apa itu senapan angin. Senapan angin itu sendiri adalah senapan ringan yang menggunakan prinsip pneumatik untuk menembakkan proyektil dengan menggunakan tenaga udara atau sejenis gas tertentu bertekanan atau dimampatkan, senapan angin biasa digunakan untuk olahraga dan berburu binatang kecil. Kemudian dalam perkembangan selanjutnya senapan angin terbagi secara garis besar berdasarkan tipe cara pelepasan angin menjadi 2 yaitu, Knock open valve dan Dumping system. Dalam pembahasan selanjutnya dalam makalah ini penulis hanya menjelaskan berdasarkan tipe Knock open valve.
Senapan angin yang termasuk sebagai alat fisika dimana komponen-komponen beserta fungsinya yang bekerja pastinya menerapkan prinsip fisika diantaranya: Pada tabung baja yang menyimpan udara bertekanan sebagai sumber tenaga dan termasuk sebagai energi potensial untuk melontarkan proyektil, teknik pengeluaran udara bertekanan tersebut menggunakan pelatuk/Trigger, proyektil bermassa tertentu dan memiliki kecepatan juga memiliki energi momentum, serta laras yang beralur untuk memutar proyektil yang keluar agar lebih seimbang dari gangguan angin.
Prinsip fisika yang diterapkan pada senapan angin diantaranya momentum,  momentum merupakan hasil perkalian antara massa dan kecepatan. Menurut Streeter (2002 : 125) menyatakan, “Momentum merupakan konsep fisis yang penting karena mencakup 2 hal yang mencirikan dinamika benda, yaitu massa dan kecepatan. Jadi besaran dinamis yang menggantikan gaya ialah momentum”. kemudian momentum yang bekerja pada senapan angin adalah massa dari pemukul proyektil dikalikan dengan kecepatannya yang diperoleh dari energi tekanan udara pada tabung pompa senapan angin yang disalurkan melalui port dan menghasilkan energi momentum, Andrew (2003 : 81) menyatakan,”Sistem pneumatik dan hidrolik membutuhkan katup kontrol untuk mengarahkan dan mengatur aliran fluida dari kompresor atau pompa ke berbagai peralatan beban”. momentum pemukul tersebut kemudian digunakan sebagai energi untuk mendorong dengan kuat proyektil senapan angin sehingga bisa terlontar dengan kuat melalui laras yang beralur khusus untuk mengarahkan arah proyektil, oleh karena hal tersebut maka kuat atau tidaknya proyektil terlontar dari laras sangat tergantung dari besarnya tekanan udara pada tabung pompa senapan untuk memberikan kecepatan yang cukup bagi pemukul proyektil agar menghasilkan energi momentum yang besar, karena massa dari pemukul sudah tetap maka hanya kecepatannya yang bisa dirubah-rubah untuk menghasilkan momentum yang berbeda-beda.  
Kemudian, dalam kenyataan di lapangan timbul suatu permasalahan mendasar dimana banyak masyarakat dan termasuk juga orang yang mengerti fisika itu sendiri yang masih belum mengerti secara mendetail bagaimana sebetulnya prinsip kerja senapan angin itu sendiri, serta bagaimanakah prinsip-prinsip fisika berlaku pada proses kerja dari senapan angin.

Dalam hal ini penulis tertarik untuk membahas makalah ini dengan judul “Prinsip Kerja Senapan Angin”.

1.2 Tujuan Pembahasan
Berdasarkan latar belakang yang telah penulis kemukakan di atas, maka tujuan pembahasan ini adalah untuk mengetahui bagaimana prinsip kerja senapan angin berdasarkan konsep momentum serta cara kerja komponen-komponennya ditinjau dari konsep fisika.

1.3 Manfaat Pambahasan
Adapun manfaat dari pembahasan ini adalah:
1.      Memberikan pemahaman yang rinci pada pembaca dan penulis tentang bagaimana prinsip kerja dari senapan angin.
2.      Memberikan pengetahuan pada pembaca dan penulis mengenai teknik fisika yang bekerja pada tiap-tiap komponen pada senapan angin.




1.4. Batasan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, penulis kiranya perlu membatasi pembahasan yang akan dibahas dalam permasalahan ini. Dalam pembahasan ini, penulis hanya membahas tentang:
1.      Prinsip kerja senapan angin
2.      Teknik fisika yang bekerja pada komponen-komponen utama pada senapan angin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar